Pada Teknik Arsiran Jika Cahaya | Sedikit Maka - Full Image Site
Dalam teknik arsiran, intensitas cahaya adalah faktor utama yang menentukan nilai gelap-terang suatu gambar. Secara mendasar, prinsipnya adalah:
Cahaya yang minim menuntut penggunaan tekanan yang lebih besar pada alat tulis. Dengan menekan pensil lebih kuat, pigmen grafit atau warna akan menempel lebih tebal, menghasilkan nilai (value) yang lebih rendah atau lebih gelap dibandingkan area yang terkena banyak cahaya. 3. Pemilihan Alat (Grade Pensil) Dalam teknik arsiran, intensitas cahaya adalah faktor utama
Jika Anda ingin hasil yang lebih dramatis (seperti teknik chiaroscuro ), Anda bisa membuat transisi yang sangat kontras antara area terang yang sedikit dan area gelap yang dominan. Dalam kondisi cahaya sedikit, seniman biasanya beralih ke
Area tergelap pada objek itu sendiri karena tidak terjangkau cahaya sama sekali. Dalam kondisi cahaya sedikit
Dalam kondisi cahaya sedikit, seniman biasanya beralih ke pensil dengan kode "B" yang lebih tinggi (seperti 4B, 6B, hingga 8B). Pensil kategori ini memiliki inti yang lebih lunak dan hitam, sehingga memudahkan proses penciptaan area gelap yang solid tanpa merusak tekstur kertas. 4. Terbentuknya Bayangan (Shadows)
Berikut adalah penjelasan detail mengenai apa yang terjadi pada teknik arsiran saat cahaya minim: 1. Peningkatan Kerapatan Garis